Hampton FC Raih Kemenangan Dramatis atas KLN Elite pada Final Four PFL 2
Hampton FC akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di fase Final Four Pro Futsal League 2 (PFL 2) setelah menaklukkan KLN Elite dengan skor tipis 3-2. Pertandingan yang berlangsung di Gresik pada Sabtu, 20 Juni 2026, tersebut berlangsung sengit hingga detik-detik akhir laga.
Pada babak pertama, KLN Elite berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu melalui skema serangan balik cepat (counter attack) yang membuat Hampton FC tertinggal 1-0. Meski terus menekan sepanjang pertandingan, Hampton FC baru mampu menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir babak pertama. Gol penyeimbang dicetak oleh GUILHERME, pemain bernomor punggung 96, melalui situasi kick-in setelah menerima umpan dari Ahmad Guntur, pemain bernomor punggung 15. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Hampton FC langsung tampil agresif. Hanya dua menit setelah kick-off babak kedua dimulai, Hampton FC sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik cepat yang diselesaikan dengan baik oleh Ortega Patola, pemain bernomor punggung 13, usai menerima assist dari RaVa, pemain bernomor punggung 16.
Namun, keunggulan Hampton FC tidak bertahan lama. KLN Elite kembali menunjukkan daya juangnya dengan mencetak gol penyeimbang melalui situasi counter attack, sehingga skor kembali imbang 2-2.
Saat pertandingan tampak akan berakhir dengan skor sama kuat, Hampton FC berhasil mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir laga. Melalui skema power play yang berjalan efektif, Ortega Patola kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist dari Guntur Permana, pemain bernomor punggung 98. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan dramatis Hampton FC dengan skor akhir 3-2.
Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat positif bagi Hampton FC dalam perjuangan mereka di Championship Round PFL 2. Tambahan tiga poin tersebut menjaga asa Hampton FC untuk terus bersaing memperebutkan tiket menuju Grand Final, sekaligus menjadi momentum kebangkitan setelah hasil kurang maksimal pada pertandingan sebelumnya.